Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog

Berbagai Manfaat dari Seledri

October 1 2016 , Written by Shania Bong

Di Indonesia, seledri dikenal hanya sebagai paduan / taburan dalam makanan tipis, seperti bakso atau sup, padahal sebenarnya manfaat seledri untuk kesehatan telah lama ditemukan dan sampai sekarang sering digunakan dalam berbagai obat-obatan untuk mengatasi penyakit. Seledri merupakan tanaman yang buah dan bijinya digunakan untuk obat-obatan. tanaman seledri umumnya berukuran 60-90 cm dengan biji seledri kecil coklat gelap dan aromatik yang dapat ditemukan di Yunani dalam bunga terakhir.Orang menggunakan seledri untuk membuat anggur (wine) yang diberikan kepada pemenang kejuaraan atletik.  Sekarang, di beberapa daerah, jus seledri diproduksi sebagai obat dan seledri minyak diproduksi dalam bentuk kapsul.Di saat ini, ada berbagai klaim tentang manfaat seledri selain berbagai makanan.

Beberapa telah diuji positif dan sementara yang lain masih perlu penelitian lebih lanjut. Berikut adalah beberapa manfaat dugaan seledri untuk kesehatan. biji seledri mungkin efektif untuk memfasilitasi dan meringankan ketidaknyamanan saat menstruasi. Hal ini didasarkan pada sebuah studi klinis menggunakan biji seledri, bunga lawing, dan kunyit dikonsumsi selama tiga hari. Mungkin efektif sebagai lotion anti nyamuk. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa produk nyamuk lotion mengandung setidaknya 5 persen dari ekstrak seledri selain bahan-bahan lain. Bahan kimia dalam seledri diyakini menyebabkan kantuk, tekanan darah tinggi, kadar gula darah, pembekuan darah, penumpukan cairan, serta gejala arthritis. Beberapa orang percaya bahwa seledri dapat digunakan untuk mengobati radang sendi / nyeri sendi, asam urat, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan penurunan berat badan karena kurang gizi, membantu tubuh untuk tidur dan relaksasi, meningkatkan gairah seksual, untuk membunuh bakteri dalam saluran kemih, serta membantu mengatur sistem kerja dalam usus.

Tapi tidak cukup bukti medis manfaat ini sehingga masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Sebuah studi mengatakan bahwa seledri mengandung antioksidan yang disebut luteolin dapat meningkatkan memori. Bahan ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko bahwa penuaan, seperti radang otak dan memori gangguan. Namun, penelitian ini hanya diuji ternyata tikus. Sehingga tidak dapat disimpulkan bahwa peran luteolin meningkatkan memori pada manusia. Para peneliti menemukan bahwa seledri mengandung lutein. Studi seledri dilakukan berpendapat bahwa bila dikombinasikan dengan makanan lain yang juga kaya antioksidan (seperti bayam, brokoli, selada, tomat, jeruk, dan wortel), lutein mungkin memainkan peran dalam risiko kanker menunurunkan seledri. biji seledri mengandung berbagai konten, seperti flavonoid, kumarin, dan asam linoleat yang merupakan asam lemak omega-6. biji seledri telah lama digunakan dalam dunia medis sebagai obat untuk mengobati flu, demam, hingga gangguan pencernaan.

Sekarang biji seledri umumnya digunakan sebagai bahan untuk kelancaran buang air kecil. Meskipun tidak ada bukti medis yang cukup untuk mengkonfirmasi manfaat seledri untuk menangani penyakit lainnya, tetapi penelitian telah menemukan bahwa biji seledri bertindak sebagai pengusir nyamuk. Seledri dapat dengan aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang dan diterapkan pada kulit sebagai pengobatan jangka pendek. Tapi seledri cenderung membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari dan menyebabkan peradangan. Perhatikan bahwa minyak biji seledri dan seledri mungkin tidak aman untuk wanita menyusui dan ibu hamil.Dalam jumlah yang sangat banyak, seledri dapat menyebabkan rahim berkontraksi.

Share this post

Repost 0